Ratusan Warga Desa Kiarasari Serukan Perbaikan Jalan, Aksi Massa di Kantor UPT Jajem Cigudeg

banner 120x600

CIGUDEG, BR – Gelombang protes masyarakat Desa Kiarasari Kecamatan Sukajaya mencapai puncaknya saat ratusan warga mendatangi Kantor UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan (Jajem) Wilayah VI Cigudeg, pada Jumat (12/01/2024).

Menyoroti keadaan memprihatinkan jalan raya Cigudeg – Kiarasari. Mereka menuntut kepala UPT jalan dan jembatan untuk segera menyelesaikan pembangunan yang telah lama mangkrak.

Baca juga: Kepala UPT Jajem Cigudeg Siap Mundur Jika Proyek Betonisasi Tak Rampung dalam 50 Hari

Masyarakat mengekspresikan keprihatinan atas lambannya proyek infrastruktur tersebut, yang telah berdampak negatif pada kelancaran aktivitas sehari-hari. Seorang warga Kiarasari, Yanti Septiyani, yang turut serta dalam aksi tersebut, menyampaikan kekecewaannya terhadap kurangnya kelanjutan pembangunan.

“Ini jalan utama yang dilalui anak sekolah menuju pasar dan berbagai aktivitas lainnya. Dan sekarang tidak ada progress, pekerjaan terbengkalai tanpa alasan jelas. Dana yang digunakan besar, dan tiba-tiba pembangunan ini terhenti. Ini adalah keluhan wajar dari masyarakat,” ujar Yanti saat diwawancara.

Masyarakat menekankan bahwa jalan tersebut memiliki peran vital dalam mobilitas sehari-hari, dan ketidakpastian terkait kelanjutan pembangunan menjadi beban tersendiri bagi mereka.

Dalam harapannya, Yanti mengungkapkan keinginan agar perbaikan dan penyelesaian infrastruktur jalan raya Cigudeg-Kiarasari dapat dilakukan dengan segera.

“Kami berharap agar perbaikan ini dapat dipercepat. Kita datang ke kantor UPT untuk meminta agar masalah ini segera diatasi. Masyarakat butuh kejelasan terkait pembangunan ini,” tambah Yanti.

Aksi massa ini mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah setempat dalam menangani proyek infrastruktur yang memiliki dampak signifikan pada kehidupan sehari-hari mereka.

Pemerintah diharapkan untuk merespons tuntutan ini dengan serius, memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam menyelesaikan masalah tersebut, serta memberikan kejelasan kepada masyarakat terkait langkah-langkah yang akan diambil guna menuntaskan proyek tersebut. (ek/dt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *