BOGOR, BRN – Warga Kampung Peuteuy, Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, akhirnya bisa bernapas lega, pembangunan bronjong di bantaran Sungai Cidurian sedang berlangsung. Infrastruktur penahan tebing itu dibangun pasca longsor yang merusak kediaman tokoh masyarakat Kiai Hasan Basri dan Pondok Pesantren Riadul Mutaalimin.
Bencana terjadi akibat luapan Sungai Cidurian yang menghantam tembok penahan tanah. Warga bersama sejumlah elemen masyarakat lalu bergotong royong memperkuat bantaran sungai dengan bronjong. Kegiatan dilakukan pada Sabtu, (27/9/2025).
Ketua Pemuda Kampung Peuteuy, Bob, menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD Jawa Barat, M Rizky, dari Fraksi Nasdem Komisi IV, yang disebutnya berjasa mengawal realisasi pembangunan.
“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada M Rizky selaku anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Nasdem yang sudah menerima proposal pengajuan bronjong Sungai Cidurian dan mengawalnya sehingga bisa terealisasi sampai selesai,” ujar Bob di lokasi kegiatan.
Ia menilai pembangunan bronjong tersebut merupakan kebutuhan mendesak warga sekitar sungai.
“Karena jelas ini merupakan salah satu keinginan masyarakat sekitar sungai yang notabene mereka sangat membutuhkan adanya pembangunan ini,” ucapnya.
Bob menambahkan, warga berharap M Rizky tetap berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat Jawa Barat.
“Kami pun sangat bersyukur dengan adanya pembangunan bronjong ini. Karena ini merupakan bukti nyata dan rasa peduli M Rizky selaku wakil rakyat yang ada di Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya.
Pembangunan bronjong Sungai Cidurian diharapkan mampu menahan erosi sekaligus mengurangi risiko bencana longsor yang kerap mengancam permukiman warga di bantaran sungai.
(dt/BRN)
















