BOGORREADNEWS.com|JASINGA – Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Jasinga, Kabupaten Bogor, mulai menyiapkan regenerasi kepemimpinan pemuda melalui program kaderisasi.
Kegiatan tersebut digelar di GOR Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu, dan diikuti puluhan pemuda, pemudi, serta pelajar dari sejumlah wilayah di Kecamatan Jasinga.
Kaderisasi menjadi bagian dari rangkaian program bulan kemerdekaan yang digagas PK KNPI Jasinga. Program itu tidak hanya dirancang sebagai kegiatan satu kali, tetapi akan dilaksanakan secara berjenjang dan berkelanjutan.
Ketua PK KNPI Kecamatan Jasinga Ama Dery mengatakan, kaderisasi merupakan tindak lanjut dari program bulan kemerdekaan melalui program Woles Asih.
“Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan bulan kemerdekaan melalui program Woles Asih. Pada minggu kedua ini kami mengadakan pelatihan kaderisasi bagi pemuda, pemudi, dan pelajar yang ada di Kecamatan Jasinga,” kata Ama Dery.
Menurut Ama Dery, proses kaderisasi akan terus dikembangkan hingga tiga tahun ke depan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda di Jasinga.
“Kaderisasi hari ini bukan hanya selesai sampai di sini. Program ini akan berjenjang hingga tiga tahun ke depan dan seterusnya. Ini merupakan salah satu bentuk pengembangan SDM pemuda dan pelajar di Jasinga,” ujarnya.
Selain pembekalan, kegiatan kaderisasi juga menjadi ruang bagi KNPI untuk mendengar secara langsung persoalan dan aspirasi generasi muda di tingkat kecamatan.
Ama Dery menegaskan, organisasi kepemudaan harus mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Kehadiran KNPI, kata dia, tidak sebatas menjalankan kegiatan internal organisasi.
“Tak hanya silaturahmi, kita juga menyapa dan menyerap aspirasi mereka. Kami ingin KNPI hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi warga Jasinga,” katanya.
Bekali Peserta Lima Materi
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan lima materi yang berkaitan dengan kehidupan dan tantangan generasi muda, yakni pelayanan kesehatan, agraria, kesetaraan gender, literasi digital, serta ketahanan pangan.
Materi tersebut diberikan untuk memperluas wawasan peserta, sekaligus mendorong mereka memahami berbagai persoalan dan potensi yang ada di lingkungan sekitar.
“Kami ingin pemuda, pemudi, dan pelajar memahami kondisi wilayahnya. Selain itu, mereka juga mendapatkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat dari para narasumber yang hadir,” kata Ama Dery.
Kegiatan kaderisasi tahun ini mengangkat tema “Membangun Generasi Muda Jasinga yang Berkarakter, Berintegritas, dan Berjiwa Kepemimpinan untuk Menjawab Tantangan Masa Depan.”
Ketua Panitia Pelaksana Hafiz Furqon mengatakan, kaderisasi menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan regenerasi kepemimpinan pemuda terus berjalan.
“Kami ingin menyiapkan stok generasi muda. Ini adalah proses regenerasi yang harus terus dilakukan. Ke depan, para pemuda ini akan dibina secara berkelanjutan,” ujar Hafiz.
Dia mengatakan, materi yang diberikan dirancang untuk meningkatkan kapasitas, wawasan, sekaligus karakter kepemimpinan peserta agar mampu mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat.
“Teman-teman peserta mendapatkan materi yang sangat spesial dan relevan dengan tantangan zaman saat ini. Harapannya, mereka mampu menjadi generasi yang siap berkontribusi bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” katanya.
Rangkaian program bulan kemerdekaan PK KNPI Jasinga selanjutnya memasuki agenda minggu ketiga berupa sunatan massal yang akan melibatkan masyarakat secara lebih luas.
Dalam berbagai kegiatannya, KNPI Jasinga juga menggandeng pemerintah desa dan sejumlah pihak sebagai bagian dari upaya memperkuat keterlibatan pemuda dalam pembangunan di tingkat lokal.
















