Silaturahmi DPD PKS Dapil Jabar IX Bersama Anggota DPR RI Terpilih, Ateng Sutisna: Mempererat Kebanggaan dan Persaudaraan

banner 120x600

JASINGA, BRN – Dalam suasana politik yang sedang bergelora, kebersamaan antara wakil rakyat dan pengurus DPD PKS Dapil Jabar IX Kabupaten Subang, Majalengka, dan Sumedang (SMS) menghadirkan kehangatan yang memperkuat persaudaraan dalam sebuah acara silaturahmi yang berkesan.

Acara tersebut, yang diadakan oleh Ir. H. Ateng Sutisna, MBA, Anggota DPR RI Terpilih Periode 2024-2029, di kediamannya di kampung Peteuy, Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, pada Rabu (01/05/2024), memberikan sentuhan modern yang istimewa, memperlihatkan nuansa hangat seperti di istana bagi para tamu yang hadir.

Dalam sambutannya, H. Ateng Sutisna menyampaikan terima kasih atas kehadiran para tamu yang telah hadir dalam acara silaturahmi ini. Dia mengungkapkan rasa syukurnya karena bersama-sama mereka telah berjuang meraih suara di berbagai tingkatan, mulai dari kabupaten, provinsi, hingga tingkat pusat di Senayan.

Lebih dari sekadar pertemuan politik, acara ini menjadi momen untuk mempererat hubungan kebersamaan dan persaudaraan. Ateng Sutisna menyambut para tamu dengan senyum hangat dan ramah, sambil menjalin obrolan santai sembari menikmati segelas kopi dan hidangan tradisional yang lezat.

Tidak hanya berbagi visi dan misi sebagai wakil rakyat, Ateng Sutisna juga memberikan perhatian penuh terhadap aspirasi dan harapan masyarakat.

Dia berkomitmen untuk terus berjuang demi mewujudkan kepentingan rakyat, serta membawa suara-suara mereka hingga ke tingkat nasional.

“Alhamdulillah, saya diberi kesempatan untuk mewakili masyarakat Subang, Majalengka, dan Sumedang. Saya menyadari bahwa sebagai yang pertama, tentu masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya meminta bimbingan kepada para senior dan berkomunikasi untuk memajukan PKS dan masyarakat, khususnya di Dapil 9,” tambahnya.

Di tengah keramaian dan kehangatan yang tercipta, momen silaturahmi di kampung Peteuy menjadi simbol semangat gotong royong dan persaudaraan yang menjadi pondasi dalam membangun bangsa.

Rumah yang dihiasi dengan megah bukan hanya sebagai struktur fisik, tetapi juga sebagai wadah di mana nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan dijunjung tinggi, memberikan harapan akan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.

(dt/ek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *