Jaro Peloy Sudah Lapor Bupati Terkait Skandal Mangkraknya Jalan Kiarasari Bogor

Foto google.ist
banner 120x600

BOGOR, BRN – Anggota Dewan Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin, atau yang akrab disapa Jaro Peloy, mengecam dengan tegas kegagalan rekonstruksi jalan di Kiarasari, Bogor. Sabtu (13/01/2024).

Dalam responsnya terhadap demonstrasi warga yang berlangsung di kantor UPT PUPR Cigudeg pada Jumat (12/1), Jaro Peloy menyatakan, itu bentuk kekecewaan warga terhadap instansi terkait yang dinilainya membiarkan proyek tersebut mangkrak.

“Saya sudah melaporkan dan menyampaikan langsung ke Bupati, melalui video dan foto pengerjaan. Saya memperingatkan bahwa proyek ini akan mangkrak. Bahkan, jauh sebelumnya, saya sudah menegur kontraktor baik melalui media maupun secara langsung,” ujar Jaro Peloy dilansir dari KupasMerdeka pada Jumat (12/01/2024).

Baca juga: Kepala UPT Jajem Cigudeg Siap Mundur Jika Proyek Betonisasi Tak Rampung dalam 50 Hari

Dalam penjelasannya, Jaro Peloy mengungkapkan bahwa ia telah mengawal proyek ini sejak tahap perencanaan. Namun, dia menyoroti kurangnya kerjasama dan rasa tanggung jawab dari pihak kontraktor.

“Saya berbicara dengan pemuda di sekitar Kiarasari semalam, meminta mereka untuk mengawasi proyek ini bersama-sama. Kita membutuhkan jalan ini, dan saya terus memantau kinerja mereka setiap kali lewat,” ungkap Jaro Peloy

Lanjutnya, “Apalagi, kontraktor harus menyelesaikan proyek ini dalam waktu 50 hari kalender. Saya khawatir pengerjaannya menjadi asal-asalan dengan waktu yang sangat singkat,” ungkapnya saat dihubungi oleh awak media pada 12 Januari,” ungkapnya

Respons keras Jaro Peloy terhadap kondisi proyek tersebut mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap lambannya penyelesaian.

Dengan harapan agar instansi terkait segera bertindak, aksi demonstrasi warga menjadi sorotan utama sebagai bentuk protes terhadap situasi yang dinilai menghawatirkan di Kiarasari, Bogor. (dt/ek).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *