Berita  

Darurat Sampah di Sungai Sinangbarang, Kolaborasi Pemkot Bogor hingga RT/RW Diminta Diperkuat

banner 120x600

BOGOR, BRN – Kondisi Sungai Sinangbarang di Kelurahan Sinangbarang, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, dinilai kian memprihatinkan. Sungai yang berhulu di kawasan Gunung Salak—termasuk aliran dari Curug Nangka—dan bermuara ke Sungai Cisadane itu menghadapi persoalan serius, terutama penumpukan sampah di sepanjang daerah aliran sungai (DAS).

Pemerhati sungai, Dadan Garnida, menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas pihak untuk menyelamatkan ekosistem sungai yang menjadi urat nadi lingkungan dan kehidupan warga tersebut.

“Kian dimaksimalkan lagi Kolaborasi Merah Putih Keterkaitan Pihak Antara Pemkot Bogor dengan Muspika Kecamatan Bogor Barat, kelurahan serta RT RW nya Dalam hal Pengelolaan Sampah Sungai, Sampahku, Tanggung Jawabku,” kata Dadan. Senin (16/02/2026).

Menurut dia, persoalan sampah di Sungai Sinangbarang tidak bisa diselesaikan secara parsial. Diperlukan langkah terpadu yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah hingga masyarakat di tingkat paling bawah.

Adapun pihak-pihak yang dinilai harus terlibat aktif dalam pengelolaan sungai antara lain:

-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor

-Kelurahan Sinangbarang

– Kecamatan Bogor Barat

-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)

-RW/RT

-Komunitas dan relawan lingkungan

-Pelaku usaha di sekitar DAS

-Masyarakat

Dadan menekankan, kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan. Ia menyebut, perubahan harus dimulai dari rumah tangga masing-masing.

“Sampah disekitar kita, Tanggung Jawab Kita. Dimulai dari Sampah Rumah Tangga,” pesannya.

Secara geografis, Sungai Sinangbarang memiliki peran strategis karena menjadi bagian dari sistem aliran yang terhubung hingga Sungai Cisadane. Jika tidak ditangani serius, pencemaran di hulu berpotensi berdampak hingga ke wilayah hilir.

Pemerintah Kota Bogor diharapkan segera memperkuat koordinasi dengan Muspika Kecamatan Bogor Barat dan unsur kewilayahan lainnya untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Upaya kolaboratif dan konsisten dinilai menjadi satu-satunya jalan untuk memulihkan kondisi Sungai Sinangbarang agar kembali bersih, sehat, dan aman bagi masyarakat sekitar. (Red).

Editor: Daus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *