Berita  

Paguyuban Indonesia Timur Jabodetabek Kecam Dugaan Penyerbuan di Matraman, Serukan Warga Tetap Menahan Diri

banner 120x600

JAKARTA, (BRN) – Paguyuban Indonesia Timur se-Jabodetabek bersama Organisasi Masyarakat (Ormas) PETIR menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan penyerbuan, kekerasan, dan pengrusakan terhadap tempat tinggal warga asal Indonesia Timur di kawasan Matraman, Jakarta.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, (27/7/2026) organisasi tersebut mengecam keras insiden tersebut serta meminta aparat Kepolisian Republik Indonesia mengusut tuntas peristiwa yang terjadi.

Mereka mendesak kepolisian untuk segera mengidentifikasi dan menangkap pihak-pihak yang diduga terlibat serta memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, mereka juga meminta adanya jaminan keamanan bagi warga Indonesia Timur yang tinggal, bekerja, dan beraktivitas di Jakarta serta wilayah sekitarnya.

Di sisi lain, Paguyuban Indonesia Timur se-Jabodetabek bersama Ormas PETIR mengimbau seluruh warga asal Indonesia Timur agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.
Mereka mengajak seluruh pihak untuk mempercayakan penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum serta menjaga persaudaraan, kerukunan, dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Kami datang ke tanah rantau untuk bekerja, berusaha, dan hidup berdampingan secara damai. Karena itu, mari bersama-sama menjaga persatuan serta menolak segala bentuk kekerasan,” demikian isi seruan dalam pernyataan tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi maupun perkembangan penanganan dugaan insiden tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *