BOGORREADNEWS.com|BOGOR — Sanggar Seni Putra Gentra Pasundan asal Kampung Pasirnangka, RT 01/RW 02, Desa Cikopomayak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, turut ambil bagian dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sanggar Seni Putra Gentra Pasundan menampilkan pertunjukan seni tari sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya tradisional kepada masyarakat.
Penampilan sanggar seni yang dipimpin oleh Ayu Fitri, S.Pd. dan diasuh oleh Rahmat Hidayat, S.Kom., mendapat kesempatan tampil di hadapan masyarakat yang mengikuti kegiatan Car Free Day Kabupaten Bogor.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti, S.T., M.M.
Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kebudayaan yang telah memberikan kesempatan kepada Sanggar Seni Putra Gentra Pasundan untuk tampil dalam kegiatan tersebut.
Menurut Rahmat, kesempatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak sanggar untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal dan mencintai budaya tradisional, khususnya seni tari.
“Terimakasih sudah memberikan tempat untuk berkreasi kepada anak-anak Sanggar kami dengan tujuan agar anggota sanggar memiliki jiwa kreatif, mandiri dan tanggung jawab serta memiliki rasa cinta terhadap Budaya Tradisional khususnya di bidang Seni Tari,” kata Rahmat Hidayat, S.Kom.
Rahmat juga menyampaikan terima kasih kepada Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jasinga yang telah hadir dan menyaksikan langsung penampilan anak-anak Sanggar Seni Putra Gentra Pasundan.
“Terimakasih juga kepada Pak Sekcam Kecamatan Jasinga sudah melihat anak-anak tampil,” ujar Rahmat.
Rahmat mengatakan, kegiatan seni seperti Car Free Day dapat menjadi salah satu ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka.
Menurut dia, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan seni tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menari, tetapi juga dapat membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta rasa tanggung jawab.
Sanggar Seni Putra Gentra Pasundan sendiri menjadi salah satu wadah bagi anak-anak dan generasi muda di Desa Cikopomayak untuk mempelajari dan mengembangkan seni tradisional.
Keikutsertaan dalam kegiatan Car Free Day Kabupaten Bogor diharapkan dapat semakin memperluas ruang bagi pelaku seni daerah untuk tampil sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat.
Pertunjukan tersebut juga menjadi momentum bagi Sanggar Seni Putra Gentra Pasundan untuk terus mengajak generasi muda mencintai dan melestarikan seni budaya tradisional di tengah perkembangan zaman.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat, keberadaan sanggar seni di tingkat desa diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni budaya tradisional di Kabupaten Bogor. (dt/BRN).
















