Berita  

KNPI Jasinga Bangun Gerakan Pemuda Berbasis Kepedulian Lewat Program Welas Asih

banner 120x600

JASINGA, BOGORREADNEWS.com – Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jasinga mulai menggeser wajah gerakan kepemudaan dari sekadar aktivitas organisasi dan agenda seremonial menjadi gerakan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Ama Dery bersama Majelis Pemuda Indonesia (MPI) PK KNPI Jasinga Abdul Nafis, gerakan tersebut dikemas melalui program Welas Asih sepanjang momentum Bulan Kemerdekaan.

Program itu tidak hanya menjadi rangkaian kegiatan sosial, tetapi juga menjadi upaya menanamkan kembali nilai kepedulian, gotong royong dan solidaritas di kalangan generasi muda.

Ama Dery mengatakan, Welas Asih dimaknai sebagai rasa belas kasih yang mendalam terhadap sesama. Nilai tersebut, kata dia, penting dipertahankan di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

“Selama bulan Agustus kita memang memiliki program Welas Asih, yang artinya rasa belas kasih yang mendalam terhadap orang lain. Konsep welas asih juga mencerminkan empati yang kuat, kepedulian yang tulus, serta keinginan untuk membantu sesama,” ujar Ama Dery dalam konferensi pers di Aula Kantor Desa Kalongsawah, Minggu (30/8/2026).

Menurutnya, semangat tersebut sekaligus menjadi cara KNPI Jasinga mengingatkan generasi muda agar tidak tercerabut dari nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan para leluhur.

Semangat itu kemudian diterjemahkan dalam tagline “Bengkung ngariung, bongkok ngaronyok”, yang menggambarkan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai keadaan.

“Sebagai generasi muda kita tidak boleh melupakan, apalagi meninggalkan nilai-nilai filosofis yang telah diajarkan oleh para karuhun kita,” tegasnya.

Selama lebih dari satu bulan, program Welas Asih menyentuh sejumlah kebutuhan warga. Salah satunya melalui distribusi air bersih ke sejumlah desa dan puluhan kampung di wilayah Jasinga.

Jika diakumulasikan, air bersih yang didistribusikan mencapai 66 ribu liter. Bantuan tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Yayasan Selendang Anak Bangsa serta para donatur.

Tak hanya persoalan kebutuhan dasar, KNPI Jasinga juga menghadirkan layanan servis dan penggantian oli sepeda motor secara gratis. Kegiatan yang menggandeng Mitra Sehati Jaya tersebut melayani puluhan kendaraan warga.

“Alhamdulillah puluhan kendaraan terlayani,” kata Ama Dery.

Kepedulian juga diarahkan kepada kelompok lanjut usia. Sekitar 10 lansia yang tersebar di sejumlah kampung mendapatkan bantuan sosial sebagai bagian dari rangkaian program tersebut.

Di sisi lain, KNPI Jasinga tidak ingin gerakan sosial berhenti pada pemberian bantuan. Penguatan kapasitas generasi muda juga menjadi bagian penting dari Welas Asih.

Hal itu diwujudkan melalui Pelatihan Kaderisasi Pemuda dan Pelajar yang digelar di GOR Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan tersebut diarahkan untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas dan memiliki jiwa kepemimpinan. Nilai Welas Asih juga ditanamkan agar para peserta tidak hanya memiliki kemampuan memimpin, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

Rangkaian program kemudian ditutup dengan khitanan massal yang diikuti 44 peserta. Peserta berasal dari sejumlah desa, di antaranya Desa Curug, Sipak, Jasinga, Tegalwangi dan Kalongsawah.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi PK KNPI Jasinga dengan Pasukan Sunat dan Barjap.

Bagi KNPI Jasinga, rangkaian kegiatan selama Bulan Kemerdekaan itu menjadi bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap organisasi kepemudaan.

Ama Dery berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai program satu bulan, tetapi menjadi pijakan untuk membangun gerakan kepemudaan yang lebih terarah dalam tiga tahun ke depan.

“Semoga apa yang kita lakukan selama satu bulan ini dapat bermanfaat dan keberadaan kita dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Jasinga,” katanya.

Memasuki September, PK KNPI Jasinga akan mengalihkan fokus pada agenda internal organisasi melalui rapat kerja. Agenda tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyusun arah gerakan dan target organisasi untuk tiga tahun mendatang.

Dengan demikian, Welas Asih bukan sekadar penutup rangkaian kegiatan Agustus. Bagi KNPI Jasinga, program itu menjadi semacam penanda bahwa gerakan pemuda tidak cukup hanya hadir dalam forum dan seremoni, tetapi harus mampu turun, mendengar dan ikut menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *