BOGOR, BRN – Kabel listrik bertegangan tinggi yang menjuntai di Kampung Pangradin 2, Desa Pangradin, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga. Kondisi tersebut hingga kini belum mendapat penanganan, meski berpotensi memicu kecelakaan hingga mengancam nyawa.
Pantauan awak media pada Jumat (24/7/2026) menunjukkan kabel listrik menggantung rendah di atas jalan utama yang setiap hari dilalui pejalan kaki, pengendara sepeda motor, hingga kendaraan roda empat. Kondisi itu semakin mengkhawatirkan saat hujan disertai angin kencang.
Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Menurutnya, kabel yang menjuntai sudah berlangsung cukup lama dan belum terlihat adanya perbaikan dari pihak terkait.
“Kami takut kalau sewaktu-waktu kabel itu putus atau menyambar orang yang lewat. Jangan sampai harus ada korban dulu baru diperbaiki,” ujar warga tersebut kepada awak media.
Ia berharap instansi yang berwenang segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus memperbaiki jaringan listrik yang dinilai sudah membahayakan masyarakat.
Menurut warga, jalan tersebut merupakan akses utama yang digunakan warga untuk beraktivitas setiap hari, termasuk anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah. Karena itu, potensi bahaya tidak boleh dianggap sepele.
Kondisi infrastruktur kelistrikan yang membahayakan keselamatan publik semestinya menjadi prioritas penanganan. Pembiaran terhadap kabel listrik bertegangan tinggi yang menjuntai hanya akan memperbesar risiko terjadinya kecelakaan yang sebenarnya dapat dicegah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai jadwal perbaikan jaringan listrik di lokasi tersebut. Warga berharap langkah cepat segera diambil agar ancaman terhadap keselamatan masyarakat di Kampung Pangradin 2 tidak terus berlarut. (dt/BRN).
















