JASINGA, BOGORREADNEWS.com — Rekonstruksi dan pembangunan kembali Tugu Singa yang menjadi salah satu penanda ikonik Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tengah dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tugu baru tersebut dirancang setinggi 6,80 meter.
Pembangunan kembali tugu ini menjadi bagian dari upaya mempertahankan keberadaan ikon wilayah Jasinga. Sementara itu, patung singa lama yang sebelumnya berdiri di lokasi tersebut direncanakan dipindahkan ke kawasan bangunan bersejarah Pendopo Eks Kawedanaan Jasinga.
Pemindahan patung lama tersebut dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan terhadap para pembuat terdahulu sekaligus upaya mengenang jasa mereka dalam menghadirkan salah satu simbol bersejarah bagi masyarakat Jasinga.

Pemindahan itu didasarkan pada kesepakatan sejumlah unsur masyarakat dan pemangku kepentingan di Kecamatan Jasinga. Mereka di antaranya Camat Jasinga, Ketua Paguyuban Asosiasi Pemerintah Desa (APDESI), paguyuban seni dan budaya BARASINGA MAKUTA WANGSA, Paguyuban Jasinga Bogor, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta tokoh masyarakat lainnya.
Patung singa lama dipindahkan pada Jumat (23/10/2026).
Keberadaan Tugu Singa tidak sekadar menjadi penanda kawasan, tetapi juga memiliki nilai historis bagi masyarakat Jasinga. Tugu utama Jasinga tersebut diresmikan oleh unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Jasinga pada 17 Februari 1994.
Seiring dengan pembangunan tugu baru, keberadaan patung lama menjadi bagian penting dari sejarah yang perlu diperhatikan. Penempatannya kembali di kawasan Pendopo Eks Kawedanaan Jasinga diharapkan dapat mempertahankan nilai historis sekaligus menjadi pengingat bagi generasi mendatang.

Kawasan pendopo eks kawedanaan Jasinga yang memiliki nilai sejarah dipandang sebagai lokasi yang relevan untuk menempatkan kembali patung tersebut, sehingga masyarakat tetap dapat mengenal dan mengingat perjalanan sejarah Tugu Singa Jasinga.
Dengan pembangunan tugu baru dan rencana pemindahan patung lama, masyarakat diharapkan tetap dapat menikmati keberadaan ikon Jasinga tanpa mengabaikan nilai sejarah yang melekat pada bangunan sebelumnya.
Pelaksanaan pembangunan dan pemindahan tersebut menjadi momentum penting untuk menjaga keseimbangan antara pembaruan infrastruktur dan penghargaan terhadap warisan sejarah lokal. (dt/BRN).
















